Search

Menkominfo: Facebook Paling Parah Soal Respons Permintaan Blokir Hoaks

Lebih lanjut, Facebook beberapa tahun belakangan kerap diterpa masalah. Salah satu pendiri Facebook, Chris Hughes, belum lama ini mengkritik keras CEO Facebook, Mark Zuckerberg, beserta sejumlah keputusannya.

Hughes juga menyarankan agar Facebook dipecah karena lebih berfokus pada pertumbuhan bisnis, dan mengorbankan keamanan. Pihak Facebook pun menyampaikan tanggapannya.

Vice President Global Affairs and Communication Facebook, Nick Clegg, mengungkapkan dia setuju dengan Hughes yang menyebut "perusahaan harus menyelenggarakan aksi yang akuntabel". Facebook juga setuju, perusahaan-perusahaan teknologi seperti Facebook tidak boleh jadi satu-satunya pihak yang memegang seluruh etika sosial dan politik di internet.

Kendati demikian, soal pemecahan Facebook langsung ditolak oleh perusahaan. "Memecah Facebook seperti yang diserukan oleh Hughes adalah sebuah cara yang salah. Tantangan yang disebutkan, termasuk campur tangan atas pemilu hingga perlindungan privasi, tidak akan selesai saja dengan memecah Facebook atau perusahaan teknologi besar lainnya," kata Clegg, sebagaimana dikutip dari The Verge.

Pernyataan serupa disampaikan oleh Zuckerberg. "Reaksi utama saya adalah, apa yang diusulkan Hughes agar kami melakukan (pemecahan) tidak akan membantu menyelesaikan masalah," tuturnya.

(Din/Isk)

Let's block ads! (Why?)

https://www.liputan6.com/tekno/read/3965838/menkominfo-facebook-paling-parah-soal-respons-permintaan-blokir-hoaks

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

1 Response to "Menkominfo: Facebook Paling Parah Soal Respons Permintaan Blokir Hoaks"

  1. DEWAPK^^ agen judi terpercaya, ayo segera bergabungan dengan kami
    dicoba keberuntungan kalian bersama kami dengan memenangkan uang jutaan rupiah
    ditunggu apa lagi segera buka link kami ya :) :) :* :*

    ReplyDelete

Powered by Blogger.