Jakarta, Selular.ID – Bersaing dengan rival besar seperti Ericsson, Huawei dan Nokia serta menjadi satu-satunya pemain di area vendor jaringan 5G. ZTE mengklaim memainkan peran yang jauh lebih besar dalam pengembangan spesifikasi 5G daripada teknologi mobile sebelumnya serta dari pesaingnya.
Hal tu diungkapkan Wang Xinhui, direktur standardisasi nirkabel di ZTE,
di sela-sela KTT Tokyo Bay 5G baru-baru ini yang diberitakan mobile world life. Dia menuuturkan, bahwa ZTE kurang maksinal dengan 2G dan 3G, dan bahkan dengan 4G.
“Kami tidak begitu besar. Tapi di era 5G, kami sudah dipersiapkan dengan baik. Kami telah menghabiskan sejumlah besar dana dan mencurahkan begitu banyak sumber daya manusia, terutama untuk spesifikasi New Radio. “ujar Wang.
Lebih jauh Wang menjelaskan,
ZTE memimpin beberapa item studi multi akses ortogonal (NOMA), yang menurut Wang merupakan teknologi yang menjanjikan dengan potensi untuk meningkatkan throughput, meningkatkan mobile broadband (eMBB), dan secara signifikan mengurangi overhead dan latency. Ini berlaku untuk band sub-6GHz dan frekuensi yang lebih tinggi.
Perusahaan tersebut melipatgandakan pengeluaran Litbangnya di 5G pada 2016 sampai $ 400 juta dan memberi 1.600 orang untuk mengerjakan teknologinya di empat fasilitas penelitian khusus di China, Eropa dan Amerika Serikat.
Sementara Alex Wang, MD dari solusi 5G ZTE, menambahkan perusahaan memperkirakan pendapatan dari penjualan peralatan standar 5G mulai dari 2019, dan meningkat dengan cepat setelah 2020.
“Tentu saja itu tergantung pada peta jalan operator untuk peluncuran 5G secara komersial karena ini bergantung pada rencana mereka,” kata Alex
Dia menjelaskan bahwa ZTE bekerja secara agresif dengan Qualcomm dan China Mobile untuk mendorong uji end-to-end, termasuk pada perangkat mobile: Menurtnya, penting agar seluruh ekosistem bekerja sama, termasuk handset dan chipset. Pada 2019 dan 2020,
“Kami yakin kami memiliki penawaran komersial handset untuk 5G,” kata Alex lagi
Saat ditanya tentang rencana di Korea Selatan untuk meluncurkan beberapa bentuk 5G pada 2018, Alex Wang mengatakan bahwa 5G dapat menjadi nama pemasaran, dengan operator yang berbeda mendefinisikan 5G dengan cara yang berbeda: Menurut Alex ZTE mengikuti secara dekat standar 3GPP dan percaya bahwa ini lebih netral dan secara teknis lebih sesuai dengan definisinya.
“Kami menganggap operator China dan Jepang mengikuti definisi berbasis 3GPP yang lebih ketat, dengan 5G diluncurkan sekitar tahun 2020. Setiap peluncuran lebih awal dari pada itu sampai operator individual menentukan, tapi kami tidak berpikir itu adalah standar yang sesuai 5G.” tutur Alex
Alex menambahkan dengan tahap kedua implementasi 5G China yang telah berjalan, ZTE bekerja sama dengan China Mobile dalam berbagai aspek uji coba 5G milik operator, termasuk jaringan radio dan inti, dan interworking fitur jaringan.
“China Mobile telah berkomitmen untuk meluncurkan 5G pada tahun 2020, jadi kami memastikan produk kami siap diluncurkan secara komersial,” pungkas Alex.
URL: http://ift.tt/2rmaY66
Bagikan Berita Ini
0 Response to "ZTE Tingkatkan Performance 5G dari Pesaingnya"
Post a Comment